Tiba-tiba mataku tertuju pada seorang gadis yang lumayan cantik dan manis yang mengenakan jilbab, seragam lengan panjang, dan rok panjang. Kuhampiri dia. Kamipun berkenalan. Namanya Dinda, seorang siswi teman seangkatan Medina. Pada hari itu ia tidak menyadari bahwa perkenalannya denganku akan membuatnya mengalami bencana ini. Beberapa bulan setelah itu hasratku untuk memerawaninya tak tertahankan lagi. Untunglah aku memiliki “jaringan”. Kutelepon Medina dan kusuruh ia agar bertemu denganku jam empat sore. Sore itu dari toilet putri di belakang perpustakaan tempatku dulu memperkosa Ruby terdengar desahan seorang gadis yang mengenakan seragam lengkap plus jilbab dan kacamata yang sedang kugenjot dengan cepat dalam posisi menungging. “Ohhh…” erang Medina ketika mencapai orgasmenya. “Ahhh…” seruku puas sambil menyemprotkan spermaku ke rahim Medina yang sedang kugenjot itu. Kulepas penisku dari liang senggamanya. “Kakak, aku balik dulu” mohon Medina sambil menaikkan celana dalamnya ke po...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda