Dimalam pertama itu,pun untuk pertama kalinya dalam hidupku aku sekamar dengan seorang laki-laki lain.Ia adalah suamiku.Sebelumnya aku mandi air panas agar tubuhku segar dan untuk menghapus segala make up juga pernak pernik yang menempel di sekujur tubuhku.Begitu juga dengan suamiku ia mandi juga,setelah berpakaian tidur barulah kami beranjak ke ranjang pengantin kami.Dengan hati yang berdebar debar aku menerima perlakuan Bang Ardi padaku.Awalnya ia ciumi kening,lalu..kedua pipiku,lalu bibirku.Aku menurut saja saat itu.Maklumlah aku sedang melaksanakan kewajibanku sebagai istri.Kemudian jari-jariku ia ciumi,aku sempat menutupkan mata menunggu saat saat yang amat mendebarkan ini.Tidak lama kemudian iapun mulai melepaskan baju tidurku satu persatu hingga yang tersisa hanya bra dan celana dalamku saja.Syukurlah malam itu lampu kamar itu telah di setel meredup.Jadi rasa grogi dan takutku tidak terlalu terlihat bang Ardi.Bang Ardipun terus dengan tindakannya karena memang itu adalah haknya...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda